Cara Membuat Adonan Nastar 1 kg

Cara Membuat Adonan Nastar 1 kg

Adonan nastar merupakan adonan khas Indonesia yang digunakan sebagai kulit pada kue nastar. Kue nastar terkenal dengan isian nanas yang lezat dan adonan yang empuk. Bagi Anda yang ingin membuat kue nastar sendiri di rumah, maka perlu mengetahui cara membuat adonan nastar 1 kg yang baik dan benar. Berikut ini adalah panduan lengkapnya.

Cara Membuat Adonan Nastar 1 kg

Cara Membuat Adonan Nastar 1 kg

1. Siapkan Bahan-bahan

Langkah pertama dalam membuat adonan nastar adalah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Berikut ini adalah bahan-bahan yang harus disiapkan:

  • 1 kg tepung terigu protein tinggi
  • 500 gram mentega
  • 200 gram gula halus
  • 5 butir kuning telur ayam
  • 1 sendok teh vanili
  • 1 sendok teh susu bubuk

Pastikan semua bahan yang digunakan berkualitas baik dan tidak kadaluarsa agar hasil kue yang dihasilkan bisa maksimal.

2. Campurkan Tepung dan Mentega

Setelah semua bahan tersedia, langkah selanjutnya adalah mencampurkan tepung terigu dan mentega dalam wadah yang besar. Tuang tepung terigu dan mentega ke dalam wadah, lalu aduk dengan tangan hingga mentega tercampur rata dengan tepung terigu.

3. Tambahkan Gula Halus, Kuning Telur, Vanili, dan Susu Bubuk

Setelah mentega dan tepung terigu tercampur rata, tambahkan gula halus, kuning telur, vanili, dan susu bubuk ke dalam wadah yang sama. Aduk dengan tangan hingga semua bahan tercampur rata dan adonan nastar terbentuk. Pastikan adonan yang dihasilkan adalah adonan yang lembut dan tidak lengket di tangan.

4. Diamkan Adonan

Setelah semua bahan tercampur rata, diamkan adonan dalam lemari es selama kurang lebih 30 menit. Hal ini bertujuan agar adonan menjadi setengah matang dan lebih mudah diolah. Jangan lupa untuk membungkus adonan dengan plastik wrap agar tidak terkontaminasi bau lain dalam lemari es.

5. Oleh Adonan

Setelah adonan nastar didiamkan dalam lemari es, langkah selanjutnya adalah menggiling adonan. Ambil adonan seukuran bola tenis dan pipihkan dengan alat penggiling. Pastikan adonan nastar yang dihasilkan memiliki ketebalan yang sama pada setiap bagian sehingga adonan nastar yang dihasilkan mempunyai bentuk yang sama.

Frequently Asked Questions

1. Apa yang menyebabkan adonan nastar menjadi keras?

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan adonan nastar menjadi keras, di antaranya adalah adonan yang terlalu lama disimpan di lemari es, adonan yang terlalu kering, dan terlalu lama dalam penggilingan adonan. Untuk menghindari adonan yang keras, pastikan adonan nastar tidak terlalu lama dalam penggilingan dan simpan di lemari es dalam waktu yang tidak terlalu lama.

2. Adakah bahan-bahan yang bisa diganti pada resep adonan nastar ini?

Ada beberapa bahan pengganti yang bisa digunakan pada resep adonan nastar. Sebagai contoh, di tempat yang sulit mencari mentega, bisa diganti dengan margarin. Selain itu, gula halus juga bisa diganti dengan gula pasir yang dihaluskan. Namun, perlu diingat hasil yang dihasilkan bisa tidak sama dengan adonan nastar yang menggunakan bahan-bahan sesuai resep.

3. Apakah terlalu banyak tepung terigu bisa membuat adonan nastar keras?

Ya, terlalu banyak tepung terigu bisa membuat adonan nastar menjadi keras. Oleh karena itu, pastikan takaran tepung terigu yang dimasukkan sesuai dengan resep yang digunakan. Jangan secara asal memasukkan tepung terigu ke dalam adonan sebab takaran yang kurang maupun berlebih bisa memberikan dampak buruk pada adonan nastar.

4. Apakah adonan nastar bisa disimpan dalam freezer?

Adonan nastar bisa disimpan dalam freezer pada suhu minus 18 derajat Celcius. Sebelum menyimpan adonan ke dalam freezer perlu dibungkus dulu dengan plastik wrap. Pastikan adonan tidak terkontaminasi oleh aroma lain dalam freezer. Adonan yang sudah dibekukan bisa diolah kembali setelah disimpan dalam freezer dengan cara didiamkan pada suhu ruangan terlebih dahulu sampai kembali lunak.

5. Berapa lama umur simpan adonan nastar?

Adonan nastar yang sudah diolah harus dimasak dalam waktu dekat untuk mencegah adonan yang menjadi stres sehingga tidak memiliki tekstur dan rasa yang lezat. Adonan nastar yang belum diolah tetap bisa disimpan dalam kulkas selama kurang lebih 3-4 hari tergantung kondisi kulkas dan proses pengolahan.

Adonan nastar merupakan adonan utama pada kue nastar. Untuk membuat kue nastar yang sempurna, adonan yang digunakan harus lembut dan tidak lengket di tangan. Dalam membuat adonan nastar, bahan-bahan yang digunakan harus berkualitas baik dan tidak kadaluarsa. Dengan mengikuti empat langkah di atas, dijamin adonan nastar yang dihasilkan empuk dan lezat. Selamat mencoba!